CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 09 September 2012

KAU tunjukkan , Terimakasih (y)

Awal 2010 bermula.
Sudah hampir tiga tahun aku kenal kamu. Sebagai sahabat yang tak pernah absen atas kegundahan hatiku, selalu memberi suprot saat aku down, memberikan senyuman manis yang membuatku luluh  saat aku marah besar kepadamu dan kamu berkata “ kita sahabat selamanya, kamu sahabat ku yah ? “ , memberikan perhatian penuh waktu aku sakit dan banyak kenangan manis yang tak pernah pudar dalam benak.

Apalagi saat kamu bercerita tentang cinta pertamamu, aku sangat senang mendengarnya , kau galau merengek seperti anak kecil aku selalu mendengarkan dan memberi saran terbaik . Padahal Tuhan tau hatiku kecilku menangis karena kau tak melihat rasa hati kecilku SOB.

Saat kau bingung memilih sekolah terbaik, dan kau mendukungku untuk satu sekolah denganmu.. tapi aku tak bisa. Saat kau menceritakan bagaimana hari pertama sekolahmu yang berbaur dengan lawan jenis, yang tak pernah kita lakukan di SMP.

Awal tahun kelas X kita masih baik-baik, kau seperti yang dulu berubah meski tak banyak tapi aku bisa mengerti, tapi entah mengapa rasa hati kecilku itu berpindah di hati besarku.

Pertemuan pertama kita di taman krida budaya, kau mengajak ku agar kita lebih akrab. Aku sangat senang bertemu dengamu , sepulang dari bertemu aku sangat ingat kita sama-sama mengirim pesan “ nice too meet you SOB “ .

Pertengahan kelas X , bisa di bilang kau putus dengan cinta pertamamu. Kau mulai berubah pesat , perhatian , sapa , senyum , dan semua yang berikan untukku DULU mulai pudar dan berlalu mengikuti tiupan angin ke arah yang tak jelas. Semakin lama kau semakin aneh, aku terus mencari tahu apa kesalahanku sehingga kau memperlakuakn ku seperti itu, jujur aku bingung sekali saat itu, ingin ku menangis sekencang mungkin. Tidak lama, aku menemukan sebabnya , karena cinta pertamamu kau berb uat seenaknya kepada ku ! . Sedih , kecewa , ingin berteriak kencang di hadapanmu AKU GAK KYAK GITU ! kau menganggap teman cinta pertamamu itu mempunyai sifat yang sama . SALAH BESAR SOB !

Sikap , perhatian , cara mengirim pesanmu , saat kita tegur sapa , semuanya BERBEDA. Aku selalu ingin menangis saat aku bertemu denganmu dan kau tidak menyapaku, padahal aku ingin bercerita banyak SOB .
Akhir kelas X , aku sudah tidak pernah mengirim pesan (sms) , di fb pun kau tak menyapaku , aku hanya bisa terdiam dan menunggu kepastian yang tak berujung hasilnya. Asal kamu tau, aku selalu memperhatikan dan mencari berita terbaru tentang kau aku selalu bertanya kepada temenku yang sekelas denganmu, “ Gimana kabanya dia ?’’ .Apalagi saat teman sekelasmu bercerita bahwa kau memenangkan juara tek wondo aku sangat senang sekali. Jujur yah.. temenku aja bosen tak tanya gitu, apa lagi menceritakan teteng kau kepadaku.

Awal kelas XI
Semuanya hilang begitu saja, entah kau sudah tertelan bumi atau tertelan keegoisanmu?!
Aku capek selalu sabar dan selalu berfikir positiv tentang sesuatu yang tak jelas seperti dirimu ! SOB !
Aku baru tau kalau kamu itu kyak gini gak hanya sama aku aja, ternyata kamu lebih dari seorang munafik yang pernah aku kenal . kepada seorang wanita yang sudah tau bagaimana rasanya jatuh cinta dengan tulus . Kecewa berat.
Tapi ini belum berujung, karena waktu lebaran aku masih mengharapkan ukhwah kita tersambung meski sebatas teman yang pernah kenal.

Habis lebaran, awal kelas XI
Aku sudah mencoba biasa kalau dengar ceritamu , apapun itu beritanya. Walaupun Tuhan gak tidur buat ngawasin kita , bagaimana sebenarnya isi hatiku.

Tuhan tunjukkan semuanya di minggu ini, aku MARAH,KECEWA,GAK NYANGKA, SHOK , GALAU , BINGUNG , LINGLUNG.
Semua bercampur aduk ketika aku mendengar kau berjalan berdua di salah satu mall di malang dengan salah satu teman yang sering curhat denganku. Awalnya aku tak percaya , sangat amat tak percaya malah, karena aku berfikir kamu gak mungkin seperti itu. Aku tahu kamu kyak gimana , aku selalu berfikir positiv saat itu , mengendalikan amarahku .

TAPI, aku salah besar !
Kau tak seperti yang dulu, yang selalu menjaga , yang selalu berperilaku baik , kau lebih dari seorang MUUNAFIK beneran !
Temenku yang jalan sama kamu itu cerita tanpa dosa kepadaku. Kau berjalan berdua dengannya, nemenin belanja , foto bareng , apa itu pantas di sebut anak MABI ?
AMARAHku benar-benar berpuncak di sini .
Aku gak mau kenal kamu lagi , kau itu sekedar sampah yang hanya mengitori hatiku , tanpa tanggung jawab yang berunjung.
Cukup sampai sini aku mengenalmu, aku sangat berterima kasih kepada Tuhan karena menjukkan Kekuasaan-NYA .
Bagaimana kau sebenarnya.


Terima kasih kau yang sudah ada dalam hidup ku.
Nyesel udah kenal kamu.
Gak bahagia kenal kamu.
Semoga aku gak bertemu dengan orang yang seperti kamu lagi. #hope full


                                                                                     Yang tertanda,
                                                                                 NKS.Malang, 2012-09-02
         

0 komentar:

Posting Komentar